Mempunyai IPK yang sempurna seakan menjadi impian hampir setiap mahasiswa. Rasanya pasti bangga saat ditanya tentang IPK saat kamu sudah menggenggam di atas 3.5. Nggak hanya itu, dengan memiliki IPK tinggi kamu pun digadang-gadang akan menjadi mahasiswa berprestasi di kampusmu.

Namun, ternyata memiliki IPK yang sempurna itu bukan segalanya. Apalagi jika kamu hanya mengandalkan IPK saja saat menjadi sarjana nanti. Memang sih, IPK merupakan salah satu hal yang menyebabkan kamu bisa mendapat pekerjaan yang mapan. Tapi sebenarnya masih banyak hal di luar IPK yang harus kamu punya sebelum jadi sarjana di kemudian hari. Biar kamu nggak hanya jadi mahasiswa akademisi, tapi juga mahasiswa yang punya pengalaman di kemudian hari. Dan juga hal-hal ini bakal menjadi bekal penting saat kamu nanti masuk ke dalam dunia kerja.

Yuk simak hal-hal apa saja yang harus kamu punya sebelum pakai toga!

1. Pengalaman kerja sepertinya hal pertama yang wajib kamu miliki. Karena etos kerja sebaiknya sudah kamu latih sejak dini

Nyobain dunia kerja via www.pexels.com

Sebaiknya selagi kamu masih duduk di bangku kuliah, mencari pengalaman kerja wajib rasanya. Nggak harus kerja yang menyita waktumu, tapi bisa juga kerja magang atau kerja paruh waktu sekalipun. Dari sana kamu bisa belajar caranya membagi waktu. Selain itu kamu juga bisa mencicipi bagaimana rasanya dunia kerja yang sebenarnya. Bekerja selagi masih kuliah akan memberimu tanggungjawab selayaknya pekerja professional. Dan juga melatih etos kerjamu agar saat kamu terjun ke dunia kerja nanti kamu nggak akan kaget lagi.

2. Tujuan setelah pakai toga juga sebaiknya mulai kamu persiapkan sejak masih kuliah. Biar nanti kamu nggak salah mengambil langkah

Punya tujuan! via www.pexels.com

Mempunyai tujuan setelah ini kamu mau kemana juga penting dipersiapkan dari sekarang. Biar nanti kamu nggak salah langkah. Mau lanjut kuliah atau memasuki dunia kerja, semuanya terserah kamu. Yang penting kamu udah memikirkan matang-matang sisi baik-buruk dari setiap pilihan yang kau ambil.

Mempunyai tujuan akan membuatmu nggak hilang arah saat akhir masa kuliah. Selain itu memiliki tujuan setelah kuliah mau kemana juga akan membantumu untuk menjalani langkah berikutnya dalam meraih mimpi.

3. Siapa bilang zona nyaman harus ditinggalkan? Dari sana kamu bisa mengerti cara untuk mendapatkan semangatmu lagi

Zona nyaman jangan ditinggalkan via www.pexels.com

Zona nyaman jangan kamu tinggalkan. Tapi jangan terlalu terlena juga di dalamnya. Zona nyaman perlu kamu punya. Dari sana kamu bisa mendapatkan lagi semangatmu saat terjatuh dan nggak tahu harus ngapain lagi.

Zona nyaman ini bisa dalam berbagai bentuk. Bisa kenyamanan kamu terhadap seseorang, misalnya ibu atau sahabatmu. Bisa juga dalam bentuk makanan rumahan yang bisa membuatmu seolah tengah berada di sana walau terpisah dalam jarak.

4. Biar semakin menambah wawasanmu, menjelajah kota-kota di Indonesia juga wajib hukumnya

Jelajah kota-kota via www.pexels.com

Selain fokus ke pendidikan, sebagai mahasiswa kamu juga wajib fokus dalam menambah wawasan tentang nusantara. Kamu bisa melakukan solo travelling atau pergi bareng teman-teman dan menjelajah indahnya kota-kota di Indonesia.

Nggak hanya wawasanmu yang bertambah, kamu juga akan disuguhi beragamnya sosial budaya dan keindahan alam yang mungkin hanya Indonesia yang punya.

Nggak mau ‘kan masa mudamu hanya dihabiskan di satu kota?

5. Punya pacar juga nggak kalah penting. Dari dia kamu bisa menambah semangat yang ada, syukur-syukur bisa jadi pendamping wisuda

Sekali-kali punya pacar lah~ via da-photo.co.uk

Nah selain itu, pengalaman punya pacar juga perlu kamu rasakan sebelum kamu resmi memakai toga. Bukan bermaksud apa-apa tapi mungkin dari punya pacar kamu jadi lebih semangat lagi dalam menjalani hari-hari di bangku kuliah.

Selain itu, kamu juga bisa belajar bagaimana mengendalikan emosi serta perasaan saat masalah datang secara bersamaan. Misalnya ketika kamu ingin move on tapi kamu belum bisa melupakannya padahal ujian tengah di depan mata. Dari sana kamu jadi harus pintar-pintar membagi waktu serta perasaan yang ada.

Selain IPK, mempunyai pacar saat tengah berjuang untuk jadi sarjana juga ada faedahnya. Siapa tahu kalian berlanjut dan dia bisa jadi pendamping wisuda.

6. Yang terakhir kamu juga harus punya mimpi. Sekecil apapun mimpimu, dia akan senantiasa membantumu bangkit saat kegagalan menghampiri

Harus punya mimpi! via www.pexels.com

Bermimpilah, maka Tuhan akan memeluk mimpi-mimpi itu Andrea Hirata

Bermimpi nggak harus tentang hal-hal besar. Hal-hal sederhana seperti membahagiakan orangtua bisa kamu jadikan pilihan. Sekecil apapun mimpimu, mimpi-mimpi itu kelak akan membantumu untuk bangkit saat kegagalan melanda.

Fokus dengan pendidikan agar mendapat nilai yang sempurna memang penting, tapi jangan lupa kamu juga harus mengembangkan diri. Beberapa hal di atas bisa kamu lakukan sebagai pilihannya.

sumber:hipwee.com

Pin It on Pinterest